Bollard Dermaga

Bollard dermaga adalah komponen penting dalam sistem tambatan kapal di pelabuhan dan jetty. Fungsinya adalah sebagai titik pengikat tali tambat yang mengamankan posisi kapal saat bersandar. Bollard ini harus mampu menahan gaya tarik besar yang ditimbulkan oleh pergerakan kapal akibat arus laut dan angin. Dalam dunia konstruksi maritim, keberadaan bollard menjadi standar dalam desain struktur dermaga.

Jual Bollard DermagaSecara teknis, bollard dermaga dirancang dengan berbagai bentuk dan ukuran tergantung pada kapasitas beban tarik yang harus ditanggung. Bentuk paling umum meliputi tipe tunggal, double bitt, dan tee head. Pemilihan bentuk dan kapasitas bollard harus mempertimbangkan jenis kapal yang akan bersandar di pelabuhan tersebut. Mulya Jaya Rubber adalah salah satu produsen bollard terpercaya di Indonesia yang telah memasok bollard untuk berbagai proyek jetty dan terminal.

MJR Rubber menyediakan bollard berbahan cor baja berkekuatan tinggi dengan lapisan pelindung anticorrosion. Produk mereka telah digunakan di berbagai pelabuhan dan terbukti mampu bertahan dalam kondisi ekstrem. Bollard dari Mulya Jaya Rubber juga telah diuji sesuai standar internasional dan siap digunakan pada proyek pelabuhan berskala besar maupun kecil.

Fungsi Bollard Dermaga

Fungsi utama bollard dermaga adalah untuk penambat tali kapal dan menahan gaya tarik saat kapal bersandar. Gaya tarik ini dapat berasal dari beban kapal itu sendiri, pergerakan akibat gelombang, arus laut, atau angin. Oleh karena itu, bollard harus memiliki kekuatan struktural tinggi agar tidak mengalami deformasi atau kegagalan saat digunakan.

Selain sebagai titik tambat, bollard juga berfungsi dalam pengaturan posisi kapal saat proses bongkar muat. Penempatan bollard yang tepat memungkinkan kapal untuk berada dalam posisi stabil dan aman sepanjang proses operasional di dermaga. Pada jetty yang menerima kapal kargo besar, sistem bollard menjadi komponen vital untuk kelancaran logistik.

Mulya Jaya Rubber memproduksi bollard dengan desain rekayasa yang telah disesuaikan dengan standar perencanaan pelabuhan. Produk dari MJR Rubber telah diaplikasikan di berbagai pelabuhan industri dan terminal peti kemas. Kualitas dan ketahanannya menjadikan bollard produksi mereka pilihan utama bagi para kontraktor dan perencana pelabuhan.

Jenis Bollard Dermaga

Bollard dermaga tersedia dalam berbagai jenis yang disesuaikan dengan kebutuhan dan desain struktur pelabuhan. Jenis umum antara lain bollard tunggal, bollard double bitt, bollard tee head, dan bollard kidney. Masing-masing jenis memiliki keunggulan dan kapasitas beban tarik yang berbeda tergantung pada aplikasinya.

Tender Bolder Kapal Dermaga

Bollard tee head banyak digunakan pada pelabuhan dengan tambatan kapal besar karena memiliki permukaan tambat yang luas. Sementara bollard double bitt memungkinkan tambatan ganda dan fleksibel pada dermaga sibuk dengan trafik tinggi. Pemilihan jenis bollard harus disesuaikan dengan manuver kapal di area jetty tersebut.

Mulya Jaya Rubber memproduksi semua jenis bollard dermaga dengan spesifikasi teknis yang dapat disesuaikan kebutuhan proyek. Dengan pengalaman di industri pelabuhan, MJR Rubber mampu merekomendasikan jenis bollard yang paling sesuai untuk terminal batubara, terminal kapal pesiar, atau terminal minyak dan gas.

Material Bollard Dermaga

Material yang digunakan untuk membuat bollard dermaga harus memiliki kekuatan tarik dan ketahanan terhadap korosi tinggi. Umumnya, bollard dibuat dari besi cor atau baja cor dengan kualitas struktural seperti ASTM A27 atau bahan sejenis yang telah teruji. Material ini mampu menahan gaya tarik besar dari kapal serta memiliki umur pakai panjang.

Ketahanan terhadap lingkungan laut sangat penting karena bollard akan terus menerus terpapar air laut dan udara lembap. Oleh karena itu, lapisan pelindung seperti cat epoksi atau pelapisan galvanis digunakan untuk mencegah karat dan kerusakan permukaan. Material berkualitas tinggi menjamin bollard tidak mengalami kegagalan saat digunakan dalam jangka panjang.

Mulya Jaya Rubber menggunakan material pilihan untuk setiap produk bollard dermaga yang mereka produksi. Pengujian laboratorium dan sertifikasi bahan menjadi bagian penting dari proses produksi di MJR Rubber. Produk mereka digunakan di pelabuhan industri yang membutuhkan bollard dengan kekuatan dan ketahanan maksimal.

Standar Internasional Bollard

Dalam pembangunan pelabuhan modern, bollard dermaga harus memenuhi standar internasional agar dapat menjamin keamanan dan kinerja sistem tambat. Beberapa standar acuan seperti PIANC, BS EN 1993, dan ISO 13795 menetapkan panduan desain, kapasitas beban, dan pengujian kekuatan bollard. Standar ini penting agar bollard dapat digunakan untuk berbagai jenis kapal dengan aman.

Kesesuaian dengan standar juga mencakup penggunaan bahan baku berkualitas serta pengujian kekuatan tarik dan ketahanan terhadap beban dinamis. Semua proses produksi harus terdokumentasi dan dapat diverifikasi untuk menjamin keandalan struktur. Selain itu, dokumen teknis harus mencantumkan kapasitas beban, spesifikasi baut angkur, dan toleransi dimensi.

Mulya Jaya Rubber memproduksi bollard dermaga yang telah memenuhi semua persyaratan standar internasional. Produk dari MJR Rubber telah digunakan di jetty dan dermaga pelabuhan niaga dan angkutan logistik. Dengan sistem kontrol mutu yang ketat, mereka memastikan setiap bollard yang diproduksi aman digunakan di berbagai proyek maritim berskala nasional maupun internasional.

Desain Kapasitas Bollard Dermaga

Desain bollard dermaga sangat menentukan efektivitas sistem tambat di pelabuhan dan jetty. Setiap bollard dirancang berdasarkan gaya tarik maksimum yang bisa ditahan, tergantung pada jenis kapal dan kondisi operasi dermaga. Faktor seperti arah tambat, sudut gaya mooring, serta jarak antara kapal dan tepi pelabuhan menjadi pertimbangan penting dalam proses perancangan. Material utama yang digunakan umumnya berupa besi cor atau baja karbon tinggi yang mampu menahan beban statis dan dinamis dalam waktu panjang.

Dalam konteks kapasitas, bollard tersedia mulai dari kapasitas kecil 10 ton hingga lebih dari 200 ton. Kapasitas ini harus sesuai dengan tonase kapal dan jumlah tali mooring yang digunakan. Salah satu kesalahan umum adalah memasang bollard tanpa mempertimbangkan kebutuhan kapal yang sering bersandar. Ini bisa menyebabkan kegagalan sistem tambat dan berisiko merusak struktur dermaga atau bahkan kapal itu sendiri. Oleh karena itu, pemilihan bollard harus dilakukan oleh tenaga ahli dengan mempertimbangkan data aktual operasional pelabuhan.

Perusahaan seperti Mulya Jaya Rubber menghadirkan layanan perencanaan desain bollard berdasarkan pendekatan berbasis data lapangan dan perhitungan teknik. Dengan pengalaman dalam proyek jetty industri dan pelabuhan komersial, MJR Rubber menyediakan bollard berkualitas tinggi yang diuji sesuai standar internasional. Desain bollard yang dihasilkan mampu memberikan keamanan maksimal saat tambatan, serta kompatibel dengan berbagai jenis fender sistem. Hal ini memastikan kapal tetap stabil saat bersandar dan dermaga terlindungi dari gaya benturan dan tarik tambat yang ekstrem.

Jenis Material Bollard

Pemilihan material untuk bollard dermaga berperan penting dalam menjamin daya tahan terhadap gaya tambat, korosi air laut, dan tekanan berulang dari kapal yang bersandar. Dua jenis material yang paling umum digunakan adalah besi cor dan baja karbon. Besi cor unggul dalam kemampuan menyerap getaran dan memiliki kekuatan tekan tinggi, menjadikannya cocok untuk pelabuhan dengan aktivitas sandar yang padat. Sementara itu, baja karbon menawarkan kekuatan tarik lebih besar dan tahan terhadap deformasi, sehingga banyak dipilih untuk jetty industri berat.

Selain kekuatan mekanis, faktor lingkungan di sekitar pelabuhan juga menjadi pertimbangan dalam pemilihan material. Dermaga yang terpapar langsung air laut dalam jangka panjang membutuhkan material dengan perlindungan korosi maksimal. Karena itu, banyak bollard diproses dengan pelapisan anti karat atau hot dip galvanizing. Beberapa proyek bahkan menggunakan cat marine grade untuk memberikan perlindungan tambahan terhadap korosi dan sinar ultraviolet. Pelabuhan dengan kondisi air agresif seperti terminal minyak dan gas biasanya memilih material berkualitas tinggi untuk menghindari degradasi dini.

Tim teknis dari MJR Rubber mampu merekomendasikan material terbaik yang disesuaikan dengan kebutuhan proyek jetty maupun dermaga komersial. Pengalaman mereka dalam melayani proyek terminal batubara, kapal angkatan laut, dan terminal peti kemas menjadikan produk bollard dari Mulya Jaya Rubber dipercaya oleh berbagai kontraktor pelabuhan di Indonesia. Kualitas dan material yang tepat menjamin keamanan, efisiensi biaya, dan umur pakai bollard dalam jangka panjang.

Klasifikasi Tipe Bollard

Bollard dermaga diklasifikasikan dalam beberapa tipe berdasarkan bentuk dan fungsinya. Tipe yang paling umum digunakan di pelabuhan dan jetty adalah tipe Tee Head, Horn, Kidney, Single Bitt, dan Double Bitt. Setiap tipe memiliki karakteristik berbeda dalam menahan arah gaya mooring serta jumlah tali yang bisa digunakan. Tipe Tee Head dan Horn, misalnya, sangat ideal untuk kapal besar karena memiliki struktur bercabang yang memudahkan pengikatan banyak tali secara bersamaan dan kuat menahan beban dari berbagai arah.

Pemilihan tipe bollard harus mempertimbangkan karakteristik dermaga dan jenis kapal yang sering bersandar. Tipe Single Bitt cocok untuk pelabuhan dengan lalu lintas kapal kecil hingga menengah karena desainnya yang ringkas namun fungsional. Sedangkan tipe Double Bitt lebih banyak digunakan di terminal industri dan jetty tambang karena mampu menangani beban tarik tinggi dan tali tambat ganda. Desain setiap tipe juga harus mempertimbangkan jarak antar bollard agar beban distribusi tali tersebar merata.

Mulya Jaya Rubber menyediakan beragam tipe bollard yang telah digunakan di berbagai pelabuhan dan terminal di Indonesia. Dengan pendekatan berbasis kebutuhan proyek, tim teknis MJR Rubber dapat membantu kontraktor menentukan tipe bollard terbaik berdasarkan analisis fungsi dan desain struktur dermaga. Pengalaman mereka di terminal kapal pesiar, terminal minyak dan gas, serta terminal angkatan laut membuktikan bahwa klasifikasi dan pemilihan tipe bollard bukan hanya soal bentuk tetapi juga strategi keselamatan dan efisiensi operasional pelabuhan. Dengan pilihan tepat, sistem tambat menjadi lebih kuat dan minim risiko.

Proses Produksi Bollard

Proses produksi bollard dermaga dimulai dari pemilihan material logam berkualitas tinggi seperti besi cor atau baja karbon. Material tersebut harus memenuhi standar teknik kelautan karena akan bekerja dalam kondisi ekstrem. Tahapan pertama adalah peleburan logam di suhu tinggi yang dilakukan dalam tungku industri. Setelah cair, logam dituangkan ke dalam cetakan khusus yang telah dirancang sesuai tipe dan kapasitas bollard yang akan diproduksi. Proses ini membutuhkan akurasi tinggi untuk menghasilkan bentuk bollard yang presisi dan kuat.

Supplier Bollard Dermaga Terpercaya

Setelah pendinginan, bollard hasil cetakan melalui proses pemotongan dan permesinan untuk memastikan permukaan halus dan dimensi akurat. Pekerjaan dilanjutkan dengan pengeboran lubang untuk anchor dan pembersihan permukaan dari kotoran dan kerak hasil pengecoran. Untuk meningkatkan ketahanan terhadap lingkungan laut, bollard dilapisi cat khusus marine coating atau galvanis panas. Lapisan ini penting untuk menghindari korosi akibat paparan air asin, udara lembap, serta perubahan suhu ekstrem yang umum terjadi di jetty dan dermaga pelabuhan.

Mulya Jaya Rubber sebagai produsen perlengkapan dermaga memiliki fasilitas produksi bollard yang mengikuti standar industri pelabuhan. Setiap tahap produksi diawasi oleh tenaga teknis berpengalaman untuk memastikan hasil akhir berkualitas tinggi dan tahan lama. Produk bollard buatan MJR Rubber telah digunakan di banyak proyek strategis seperti terminal batubara dan terminal minyak dan gas. Pengalaman dan konsistensi dalam kualitas menjadikan Mulya Jaya Rubber sebagai salah satu penyedia bollard dermaga terpercaya di Indonesia.

Kelebihan Bollard Cor

Bollard cor merupakan salah satu pilihan utama dalam sistem tambat kapal di dermaga dan pelabuhan. Material besi cor yang digunakan memiliki sifat mekanis unggul, terutama dalam menyerap gaya tekan dan tahan terhadap deformasi. Karakteristik ini menjadikannya sangat cocok digunakan di jetty dengan frekuensi tambat tinggi dan variasi ukuran kapal yang beragam. Selain itu, proses pengecoran memungkinkan bentuk bollard disesuaikan dengan kebutuhan proyek tanpa mengurangi integritas strukturnya.

Kelebihan utama bollard cor adalah daya tahannya terhadap benturan berulang dan gaya tarik besar dari tali mooring kapal. Produk ini memiliki kepadatan tinggi dan distribusi massa yang merata, sehingga stabil saat menerima beban. Sifat non elastis dari besi cor juga mengurangi risiko perubahan bentuk permanen akibat tekanan jangka panjang. Hal ini sangat penting di pelabuhan yang sering melayani kapal besar seperti terminal peti kemas dan terminal batubara.

Mulya Jaya Rubber menghadirkan bollard cor berkualitas tinggi melalui proses produksi yang memenuhi standar industri pelabuhan. Setiap produk diuji ketat untuk memastikan kekuatan, ketahanan, dan kesesuaian dimensi. Dengan pengalaman panjang di bidang infrastruktur maritim, Mulya Jaya Rubber menjadi mitra terpercaya kontraktor pelabuhan dalam menyediakan bollard cor yang andal dan efisien untuk jangka panjang.

Uji Kekuatan Tarik

Uji kekuatan tarik adalah proses penting dalam memastikan kualitas bollard dermaga sebelum digunakan dalam sistem tambat kapal. Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar gaya tarik maksimum yang dapat ditahan oleh bollard tanpa mengalami kerusakan atau deformasi. Tes ini tidak hanya berfungsi sebagai jaminan mutu produk tetapi juga sebagai panduan teknis dalam menentukan kapasitas operasional dermaga atau jetty yang menggunakan bollard tersebut.

Metode uji kekuatan tarik biasanya dilakukan dengan menggunakan mesin hidrolik yang mampu memberikan beban secara bertahap hingga mencapai ambang batas kekuatan material. Bollard yang berkualitas tinggi harus menunjukkan performa stabil dalam menerima gaya tarik horizontal maupun vertikal. Pengujian ini sangat relevan untuk pelabuhan yang melayani kapal berbobot besar seperti terminal minyak dan gas atau terminal peti kemas. Hasil pengujian kemudian dicocokkan dengan standar internasional seperti PIANC atau ISO sebagai acuan mutu.

MJRubber.co.id menerapkan uji kekuatan tarik pada setiap produksi bollard mereka guna memastikan keandalan produk di lapangan. Dengan tenaga teknis berpengalaman dan alat uji modern, perusahaan ini mampu memberikan data teknis akurat kepada kontraktor. Komitmen ini membuktikan bahwa setiap bollard yang diproduksi benar benar layak digunakan dalam proyek dermaga berskala nasional maupun internasional.

Hubungi marketing MJR Rubber dengan cara klik tombol whatsapp di kanan bawah website ini..

2 thoughts on “Bollard Dermaga”

  1. Pingback: Besi Cor

  2. Pingback: Breasting Dolphin

Comments are closed.

Scroll to Top